Thursday, January 17, 2019

Il-62




Il-62 adalah pesawat Soviet yang didesain untuk perjalanan jauh.Pesawat ini didesain untuk Aeroflot dan menjadi penerus Tu-114.Pesawat ini hanya menjadi pesawat terbesar yang hanya diterbangkan secara manual.Bayangkan kamu terbang 8-9 jam tanpa autopilot.Pasti capek kan?

Pesawat ini diperkuat dengan 4x Kuznetsov NK-8 Low Bypass Turbofan,dan Il-62 juga ditenagai oleh D-30 Solovie yang terkenal akan kebisingannya.Empat mesin yang terletak dibelakang desainnnya sangat mirip dengan Vickers VC-10.Desain pesawat ini awalnya digunakan untuk menyaingi Boeing 707 dan DC-8 karena terbatasnya pengetahuan soal mesin pilon (sangat populer pada pesawat buatan Amerika),Ilyushin menempatkan empat mesin dibelakang seperti halnya Vickers lakukan untuk VC-10.

Di tahun 2017,hanya ada 6 pesawat pada konfigurasi penumpang.Hingga saat ini,Air Koryo hanya satu-satunya yang menggunakan pesawat ini berjumlah 4 unit,4 untuk pemimpin Presiden dan 2 untuk penerbangan komersial.

Yang membuat saya tertarik dengan pesawat ini adalah deru mesinnya.Setir roda depan untuk taxi di darat sama dengan setir mobil.Setirnya sendiri terletak disisi kapten kuk pesawat.

Tahun produksi:1963-1995
Jumlah yang dibuat:292 (5 purwarupa,94 Il-62,193 Il-62M)
Status:Pelayanan terbatas]
Kode NATO:Classic
Desainer:Ilyushin
Manufaktur:KAPO






No comments:

Post a Comment